skip to Main Content
021-7721 8118 info@zamzamsyifa.com 0857 7003 5015 / 0821 1543 1697 / 0878 2830 5972
Santri Zamzam Ikuti Seminar Kebijakan Luar Negeri Di UI

Santri Zamzam Ikuti Seminar Kebijakan Luar Negeri di UI

Rabu 10 September 2018, empat santri puteri dan dua santri putera dari Zamzam Syifa Boarding School hadir sebagai peserta seminar internasional di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta. Seminar yang berjudul “The Colonial Policy of Britain & France and Contemporary American Foreign Policy in Middle East,” mengundang pembicara dari Washington University St. Louis, USA yang bernama Professor Aria Nakissa. Dia adalah profesor yang menggeluti bidang sejarah, politik internasional dan studi Islam.

Enam santri putera dan puteri Zamzam Syifa Boarding School yang menghadiri seminar tersebut adalah Ezra Arvella, Afuwwan Aqila, Fadhilah Anandita (Dhila), Shinta Oktaviana, Jasmine Shafa dan Fathia Putri. Mereka datang ke Kampus UI Salemba dengan didampingi oleh guru dari Zamzam Syifa Boarding School yaitu Andi Riadhi dan Frial Supratman.

Zamzam Syifa attending seminar UI

Zamzam Syifa attending seminar UI

Seminar yang dihadiri oleh berbagai kalangan baik pelajar, mahasiswa, dosen, aktivis dan peminat studi Timur Tengah telah sukses diselenggarakan oleh Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI). Dalam seminar tersebut Profesor Aria Nakissa memaparkan mengenai pentingnya kita melacak perkembangan Eropa dalam memandang kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah. Dia menyatakan bahwa kebijakan yang dilakukan oleh Eropa terhadap Dunia Muslim pada akhir abad ke-19 melalui Civilising Mission (Misi Memperadabkan), memiliki kemiripan dengan apa yang dilakukan oleh AS terhadap Timur Tengah. Usaha untuk “memperadabkan” dunia non-Barat dalam bentuk kolonialisme dan imperialisme, telah mendapatkan tantangan dari tradisi dan masyarakat. Menurut Profesor Aria Nakissa, sejak akhir abad ke-19, Muslim adalah komunitas yang paling keras dalam menentang kolonialisme dan imperialisme. Hal tersebut terlihat dari banyaknya deklarasi jihad yang diusung pemimpin Muslim di seluruh dunia untuk menentang kolonialisme dan imperialisme.

Para hadirin dalam seminar tersebut aktif untuk mengetahui lebih lanjut beberapa kebijakan AS yang dianggap telah merugikan Timur Tengah dengan maraknya perang dan pemberontakan. Salah seorang hadirin pun mempertanyakan konsep “Freedom” dan “Hak Asasi Manusia” yang sering disalahgunakan dan ditafsirkan dengan tidak tepat sehingga menyebabkan berbagai macam konflik yang terjadi khususnya di Timur Tengah. Sebagian ada yang mempertanyakan mengenai teori konspirasi mengenai adanya kekuatan besar yang ingin mengubah Tatanan Dunia (World Order).

Seminar ini sangatlah baik untuk dilaksanakan karena mampu membuka pengetahuan dan wawasan untuk mengetahui dengan lebih baik dinamika politik, sosial dan ekonomi dalam ruang lingkup global.

Reportase: Frial R. Supratman, M.A.

Zamzam Syifa Boarding School

Sekolah bilingual berasrama yang mengembangkan model pendidikan terintegrasi yang memadukan pengembangan akhlak, ilmu pengetahuan, karakter, dan potensi diri dengan mengusung nilai-nilai islami dan berwawasan global.

Selain pengetahuan umum, sekolah ini juga mengajarkan secara intensif pendidikan agama, pemahaman Al-Qur’an, bahasa Arab dan bahasa Inggris yang menjadi bahasa sehari-hari siswa disamping Bahasa Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top